bisnis e-commerce

Meski demikian, penting bagi calon pelaku bisnis untuk memahami model bisnis apa yang sebaiknya dipilih. Subscription merupakan suatu metode dimana suatu bisnis memperjualkan layanan berlangganan pada produknya. Nantinya konsumen akan mendapatkan berbagai jenis produk tertentu dalam kurun waktu tertentu. Namun, model bisnis ini tidak bisa dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan yang utama. Karena harga jual barangnya akan cenderung turun, dan penjualpun akan lebih kesulitan dalam mengontrol kualitas produknya. Dalam sistem perdagangan online, minimal ada empat model bisnis ecommerce yang paling banyak ditemukan, yaitu B2B, B2C, C2C, C2B.

Sebab, berdasarkan hasil penelitian, Indonesia berada di peringkat terakhir dari lima Negara di Asia dalam penjualan e- commerce. Terbukannya peluang yang lebar bagi pelaku bisnis untuk berinovasi menciptakan produk-produk atau jasa-jasa baru akibat ditemukannya teknologi baru dari masa kemasa. Dengan menggunakan teknologi informasi, e commerce dapat dijadikan sebagai solusi untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan perusahaan dan menghadapi tekanan bisnis. Tingginya tekanan bisnis yang muncul akibat tingginya tingkat persaingan mengharuskan perusahaan untuk dapat memberikan respon.

bisnis e-commerce

Anda bisa memanfaatkan marketplace atau media sosial populer seperti Facebook, Instagram ataupun WhatsApp. Model bisnis ini merupakan model bisnis yang paling jamak dijumpai dalam pasar ecommerce. Sesuai dengan namanya, model bisnis ini melibatkan bisnis yang dalam hal ini adalah produsen dengan konsumen. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Firma Iblis Word, tahun 2020 diperkirakan akan menjadi tahun emas bagi bisnis ecommerce. Tahun ini akan menjadi peluang emas bagi mereka yang ingin menggeluti bisnis online.

Oleh karenanya, Anda perlu memiliki website untuk memasarkan brand Anda. Jangkauan yang luas — Sebagai pemilik toko konvensional, Anda hanya dapat menjangkau pembeli dari daerah yang sama. Dengan demikian, pembeli dari berbagai penjuru negeri dapat melakukan transaksi di toko Anda. Sedangkan LODI Indonesia merupakan perusahaan logistik berbasis teknologi yang berdiri sejak tahun 2018 yang sangat berpengalaman di bidang industri logistik dan sistem informasi digital. TEMPO. CO, Jakarta – Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia Bima Laga mengatakan imbauan pembatasan aktivitas tatap muka sangat mempengaruhi peningkatan transaksi belanja online. Meski daya beli menurun akibat pandemi Covid-19, Bima mengatakan transaksi barang-barang pokok, bahkan produk terkait hobi ternyata justru makin meningkat. Sebagai contohnya, konfirmasi sebuah transaksi tidak diterima dengan baik seperti sebagaimana mestinya.

Misalnya saja dalam mengirim barang, dan cara membayar produk dari e commerce. E-commerce karena dengan berbelanja online, manusia tidak lagi harus pergi ke pusat perbelanjaan. Sekarang tinggal mengunjungi situs e-commerce, dan berbelanja segala transaksi selesai dan barang sampai di depan pintu rumah. Orang mulai nyaman menggunakan e-commerce karena dengan berbelanja online, manusia tidak lagi harus pergi ke pusat perbelanjaan. Selain itu, sebuah studi Verisign menunjukkan bahwa 84 persen konsumen setuju bahwa pedagang online yang memiliki website lebih dapat dipercaya daripada yang hanya berjualan di media sosial.

Kehadiran e commerce memang mendatangkan keuntungan tersendiri bagi kedua belah pihak, pemilik usaha dan pengguna. Dengan kehadiran e commerce, maka penjual memiliki jangkauan pasar yang lebih luas. Bukan hanya bisa menjangkau market dalam negeri, namun juga luar negeri. Karena saat ini ada banyak platform e commerce yang dapat membantu pihak penjual untuk menjual produknya di berbagai negara. Jadi, secara garis besar pengertian e commerce ini bukan hanya meliputi aktivitas perniagaan saja. Tapi juga mencakup kolaborasi dengan mitra bisnis, client service, lowongan pekerjaan, dan sebagainya. Di samping memanfaatkan teknologi digital, e commerce ini juga membutuhkan database, e-mail, dan juga teknologi lain yang non internet.

Kehilangan kesempatan bisnis, hilangnya kredibilitas dan reputasi, dan kerugian biaya yang merupakan resiko yang sewaktu-waktu bisa terjadi, namun kita harus siap mengatisipasi atau mencegahnya. Namun, banyak e-commerce yang mengharuskan pembeli ke ATM untuk mentransfer sejumlah uang kepada penjual sebelum barang dapat dikirim. Hal ini juga perlu diperhatikan oleh para pelaku e-commerce untuk menyesuaikan cara pembayaran dengan keadaan di Indonesia. Saat ini, Indonesia merupakan negara terpadat ke-empat di dunia yang memiliki jumlah pengguna internet yang juga cukup banyak. Namun hal tersebut ternyata tidak berdampak baik terhadap tingkat penjualan e- commerce di Indonesia.

Related Posts